Saluran Sebelas
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kirim Tulisanmu!
  • Kerja Sama
  • Tentang Kentingan
Saluran Sebelas
  • Beranda
  • Reportase

    Reportase

    See All
    Foto: Ilham Nur Arifin/LPM Kentingan

    Gelombang Protes Mahasiswa di Solo: 7 Tuntutan Nasional dan 2 Regional, Dugaan Penangkapan 2 Mahasiswa oleh Aparat, Hingga Jawaban DPRD

    Puluhan Relawan UPZ UNS Gelar ‘Qurban Sampai Pelosok’ di Jenawi

    Sejumlah sepeda milik peserta Solo Last Friday Ride (SLFR) terparkir di kawasan Pamedan Mangkunegaran, Jumat malam (01/05/2026). LPM Kentingan/Dzakiya Khairun Nisa

    Suara Sepeda Solo yang (Masih Berusaha) Didengar

    • Kabar
    • Laporan Khusus
    • Riset
    • Jeda
  • Catatan Kentingan

    Catatan Kentingan

    See All

    BEM SAMA DENGAN BADAN EVENT MAHASISWA?

    Foto: Ilham Nur Arifin/LPM Kentingan

    Gelombang Protes Mahasiswa di Solo: 7 Tuntutan Nasional dan 2 Regional, Dugaan Penangkapan 2 Mahasiswa oleh Aparat, Hingga Jawaban DPRD

    Foto: Gen Amikom dan Pinterest/Diolah oleh Tim Media Kentingan

    Sudahilah Main Negara-Negaraan di Kampus

    • Opini
    • Ngasal-usul
    • Lha Nggih
    • Geledah Arsip
    • Surat Pembaca
  • Galeri

    Galeri

    See All

    Kain Sukoharjo: Ragam Warna dalam Untaian Wastra

    Foto Kisah: Tradisi yang Mengudara, Lebaran Semakin Bermakna

    Foto Pilihan Saluran Sebelas Januari – Februari 2026

    • Foto Kisah
    • Foto Kilas
    • Sketsa
  • Resensi
    • Resensi Buku
    • Resensi Film
    • Resensi Musik
  • Ruang Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Rilis

    Rilis

    See All
    Gapura Utama menjadi simbol penyambutan setiap pengunjung Sanggar Rasa 2026 di Taman Budaya Jawa Tengah, Surakarta. Foto: Dok. Panitia Sanggar Rasa 2026

    Mahasiswa D3 Komunikasi Terapan Universitas Sebelas Maret Gelar Festival ‘Sanggar Rasa’ 2026 di Taman Budaya Jawa Tengah

    Mahasiswa Hibah JARPAK 1629 UNS, Dosen Pembimbing, dan perangkat Desa Jangglengan berfoto bersama usai penyerahan mahasiswa secara simbolis di Balai Desa Jangglengan, Senin (09/03/2026). Foto: Tim Hibah JARPAK 1629 UNS

    Mahasiswa Hibah JARPAK 1629 UNS Wujudkan Desa Wisata Berkelanjutan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat dan Ecological Citizenship di Desa Jangglengan, Nguter, Kabupaten Sukoharjo

    Mahasiswa Pendidikan IPA FKIP UNS Implementasikan STEM–ESD untuk Mendukung Pendidikan Berkelanjutan di SMPN 2 Tasikmadu dan Desa Kalijirak

    • Agenda
    • Karya
  • Advertorial

    Advertorial

    See All

    Reverse Shoes Treatment: Solusi Praktis untuk Barang Kesayanganmu

    Hadiah yang Abadi untuk Merangkai Momen Spesial dari Sekarya.studio

    Dari Dapur ke Hati: Lapar Terobati, Dompet Tak Tersakiti di Warung Makan Mbah Wiji

  • Produk Kentingan
    • Majalah Kentingan
    • Edisi Khusus

Edisi Khusus Saluran Sebelas

MOSI TIDAK PERCAYA: DENTUMAN AMARAH MELAWAN POLITIK BERMASALAH

Edisi KhususMajalah Edisi KhususProduk KentinganResensi Musik

KEKUASAAN, WACANA, DAN APATISME: RELEVANSI POLITIK KAMPUS DALAM BUKU ‘ANIMAL FARM’ KARYA GEORGE ORWELL (1945)

Edisi KhususMajalah Edisi KhususProduk KentinganResensiResensi Buku

KOMANDO KETUA KAMMI 2025 DALAM POLITIK KAMPUS UNS

Edisi KhususMajalah Edisi KhususProduk KentinganSosok

MOSI TIDAK PERCAYA: DENTUMAN AMARAH MELAWAN POLITIK BERMASALAH

LPM Kentingan·28 Juni 2026
Lagu Mosi Tidak Percaya karya band Efek Rumah Kaca lahir sebagai bentuk kegelisahan masyarakat terhadap penyalahgunaan kekuasaan politik. Lagu yang dirilis tahun 2008 ini, menyampaikan pesan kritik terhadap pemimpin yang dianggap tidak mampu menjaga kepercayaan masyarakat. Melalui lagu ini, masyarakat diajak untuk turut mempertanyakan kebijakan dan tindakan pemimpin yang tidak lagi berpihak pada kepentingan publik.
Edisi KhususMajalah Edisi KhususProduk KentinganResensi Musik
·0 Comments·

KEKUASAAN, WACANA, DAN APATISME: RELEVANSI POLITIK KAMPUS DALAM BUKU ‘ANIMAL FARM’ KARYA GEORGE ORWELL (1945)

LPM Kentingan·28 Juni 2026
Novel Animal Farm karya George Orwell mengisahkan kehidupan para hewan di sebuah peternakan yang memberontak terhadap pemiliknya, Mr. Jones, karena merasa dieksploitasi dan diperlakukan tidak adil. Pemberontakan ini dipicu oleh gagasan Old Major, seekor babi tua yang mengajarkan bahwa semua hewan berhak hidup bebas tanpa penindasan manusia. Setelah berhasil mengusir manusia, para hewan mengambil alih peternakan dan menamainya “Animal Farm”. Mereka membangun sistem baru yang didasarkan pada prinsip kesetaraan, yang dirumuskan dalam tujuh perintah (Seven Commandments), dengan semboyan bahwa semua hewan adalah setara.
Edisi KhususMajalah Edisi KhususProduk KentinganResensiResensi Buku
·0 Comments·

KOMANDO KETUA KAMMI 2025 DALAM POLITIK KAMPUS UNS

LPM Kentingan·27 Juni 2026
Politik kampus kerap direduksi maknanya, seolah hanya berkutat pada aksi massa dan organisasi mahasiswa. Padahal, realitanya jauh lebih kompleks. Sejarah panjang gerakan mahasiswa menunjukkan bahwa “sumbu-sumbu politik kampus” tidak pernah lahir secara spontan, melainkan hasil dari strategi yang terstruktur, rencana yang terukur, dan intervensi kekuasaan.
Edisi KhususMajalah Edisi KhususProduk KentinganSosok
·0 Comments·

REKTOR UNS: POLITIK KAMPUS SAMA DENGAN POLITIK NEGARA

LPM Kentingan·27 Juni 2026
“Politik kampus ini kita maknai istilahnya sebagai suatu serangkaian aktivitas, kegiatan, kemudian juga advokasi di kampus yang dilakukan oleh mahasiswa dalam pemahaman atau dengan tujuan belajar mengelola kekuasaan. Belajar untuk bagaimana mahasiswa itu berorganisasi, menyampaikan aspirasi, kemudian juga bagaimana mahasiswa memperjuangkan kepentingannya, sama sebenarnya dengan politik negara itu kan sebenarnya mengelola kekuasaannya untuk tujuan tertentu.”
Edisi KhususMajalah Edisi KhususProduk Kentingan
·0 Comments·

BEM SAMA DENGAN BADAN EVENT MAHASISWA?

LPM Kentingan·27 Juni 2026
Mahasiswa sebagai entitas kolektif yang rentan terfragmentasi membutuhkan satu simbol representasi yang mampu menyalurkan aspirasi serta mengkritisi kebijakan institusional. Dalam konteks ini, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) memiliki posisi politis dalam demokrasi kampus. BEM memegang mandat sentral dalam artikulasi kepentingan mahasiswa. Namun, eksistensi BEM Universitas Sebelas Maret (UNS) kian terasa berjarak dan kehilangan esensi pergerakan, seakan BEM tidak jauh berbeda dengan Organisasi Mahasiswa (Ormawa) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) lainnya yang mengedepankan program kerja dan acara unggulan daripada sebagai lembaga eksekutif kampus.
Edisi KhususMajalah Edisi KhususOpiniProduk Kentingan
·0 Comments·

APATISME MAHASISWA UNS TERHADAP POLITIK KAMPUS UNS

LPM Kentingan·27 Juni 2026
Partisipasi mahasiswa pada politik kampus merupakan unsur penting dalam kehidupan kampus sebagai ruang pembelajaran politik. Organisasi mahasiswa menjadi salah satu sarana yang dapat digunakan untuk mengasah jiwa kepemimpinan, mengembangkan minat-bakat, dan membangun kesadaran terhadap isu sosial baik dalam kampus maupun dunia luar. Sesuai pembahasan ini, student government seharusnya menjadi wadah representasi aspirasi mahasiswa sekaligus menjadi penyelenggara pendidikan politik.
Edisi KhususMajalah Edisi KhususProduk KentinganRiset
·0 Comments·
Load More

Majalah Edisi Khusus

MOSI TIDAK PERCAYA: DENTUMAN AMARAH MELAWAN POLITIK BERMASALAH

Edisi KhususMajalah Edisi KhususProduk KentinganResensi Musik

KEKUASAAN, WACANA, DAN APATISME: RELEVANSI POLITIK KAMPUS DALAM BUKU ‘ANIMAL FARM’ KARYA GEORGE ORWELL (1945)

Edisi KhususMajalah Edisi KhususProduk KentinganResensiResensi Buku

KOMANDO KETUA KAMMI 2025 DALAM POLITIK KAMPUS UNS

Edisi KhususMajalah Edisi KhususProduk KentinganSosok

REKTOR UNS: POLITIK KAMPUS SAMA DENGAN POLITIK NEGARA

Edisi KhususMajalah Edisi KhususProduk Kentingan

BEM SAMA DENGAN BADAN EVENT MAHASISWA?

Edisi KhususMajalah Edisi KhususOpiniProduk Kentingan

APATISME MAHASISWA UNS TERHADAP POLITIK KAMPUS UNS

Edisi KhususMajalah Edisi KhususProduk KentinganRiset

DEMOKRASI SEMU DALAM PEMILU UNS 2025

Edisi KhususLaporan KhususMajalah Edisi KhususProduk Kentingan
Ilustrasi: Toha Elfais/LPM Kentingan

Konfigurasi Kuasa Ormek dalam Politik Kampus UNS

Edisi KhususLaporan KhususMajalah Edisi KhususProduk Kentingan
Gedung Rektorat dr. Prakosa Universitas Sebelas Maret. LPM Kentingan/Ilham Nur Arifin

Miniatur Pemerintahan yang Retak: Krisis Student Government UNS

Edisi KhususLaporan KhususMajalah Edisi KhususProduk Kentingan

Edisi Geledah Arsip

Maba Harus Tahu, Bus Kampus UNS Lebih Cocok Disebut Kendaraan Mitologi Dibandingkan Fasilitas

Catatan KentinganEdisi Geledah Arsip

Cacat Reformasi: Kembalinya Bayang-bayang Dwifungsi TNI

Edisi Geledah Arsip

MENIPISNYA PROTEKSI HUTAN OLEH EKSPLOITASI YANG TAK TERBATAS

Catatan KentinganEdisi Geledah Arsip
 logo
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontribusi
  • Kerja Sama
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
Copyright © Saluran Sebelas
  • Beranda
  • Reportase
    • Kabar
    • Laporan Khusus
    • Riset
    • Jeda
  • Catatan Kentingan
    • Opini
    • Ngasal-usul
    • Lha Nggih
    • Geledah Arsip
    • Surat Pembaca
  • Galeri
    • Foto Kisah
    • Foto Kilas
    • Sketsa
  • Resensi
    • Resensi Buku
    • Resensi Film
    • Resensi Musik
  • Ruang Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Rilis
    • Agenda
    • Karya
  • Advertorial
  • Produk Kentingan
    • Majalah Kentingan
    • Edisi Khusus
Type to search or hit ESC to close
See all results