Pemandangan berbeda terlihat di tribun pada pertandingan Persis (Persatuan Sepakbola Indonesia) Solo versus Persebaya (Persatuan Sepak Bola Surabaya)...
Kampus seharusnya menjadi ruang belajar, tempat orang bertukar pikiran, berdebat dengan sehat, dan perlahan memahami dunia. Di ruang seperti itu, mahasiswa belajar membaca kenyataan, mempertanyakan banyak hal, dan membangun cara berpikirnya sendiri.
Diburu-buru pulang karena terbentur aturan jam malam kampus, hingga bayang-bayang derap sepatu satpam yang siap mengusir, rasanya sudah terlalu biasa. Namun, bagaimana kalau yang memburu-buru kepulangan itu justru sesuatu yang tak kasat mata?
Ketika matahari membenamkan sinarnya dan sebagian mahasiswa mulai menutup lembaran hari, Nirisa Afni Naila Muazara masih berjibaku di balik stand dimsum di Z-Corner Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Universitas Sebelas Maret (UNS). Meski tangannya sibuk membereskan printilan hari itu, pikirannya sudah melayang ke tugas kuliah yang sudah menunggunya untuk disapa. Bagi mahasiswa jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) angkatan 2024 di UNS ini, harinya terasa tidak pernah selesai begitu saja.