Kegiatan sosialisasi ‘UMKM Go Public’ yang digelar pada Sabtu (18/04/2026) di Desa Kaligawe. Foto: Vicky Oktavia Nita

Dukung SDGs 8 dan 17, Tim Hibah Pendidikan Akuntansi UNS Fokuskan Pendampingan Mitra UMKM Kaligawe dan Luncurkan Website Resmi Desa

Dalam upaya mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), Tim Hibah Pembelajaran Berdampak dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggencarkan aksi nyatanya di Desa Kaligawe. Kegiatan lapangan ini merupakan wujud keberlanjutan program pasca-sosialisasi “UMKM Go Public” yang sukses diikuti oleh 25 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat pada Sabtu (18/04/2026).

Program yang diusung oleh tim mahasiswa Pendidikan Akuntansi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNS dan dibimbing oleh Dr. Nurhasan Hamidi, S.E., M.Sc., CA., ini memfokuskan pendampingan pada satu mitra utama sebagai percontohan. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi bentuk implementasi nyata dari kemitraan strategis (SDG 17) guna mendorong kapasitas ekonomi lokal agar terus bertumbuh (SDG 8).

Sebagai pondasi untuk membawa UMKM Desa Kaligawe “naik kelas” dan lebih dikenal publik, tim mahasiswa UNS resmi meluncurkan sebuah website katalog digital yang dapat diakses melalui: https://umkmdesakaligawe.my.id/. Website ini memfasilitasi para pelaku usaha lokal untuk memamerkan profil usaha dan produk mereka agar bisa diakses oleh calon pembeli dari berbagai daerah.

Selain pengembangan website, tim juga berkeliling desa untuk melakukan pemetaan lokasi usaha warga. Bagi pelaku UMKM yang lapaknya belum terdaftar secara digital, tim membantu membuatkan titik lokasi di Google Maps. Langkah ini memastikan aksesibilitas pembeli ke lokasi usaha menjadi jauh lebih mudah.

Tim mahasiswa melakukan pendampingan rutin kepada mitra utama di Desa Kaligawe. Foto: Vicky Oktavia Nita

Tim mahasiswa juga secara rutin melakukan pendampingan kepada mitra utama untuk memastikan pertumbuhan bisnis yang konkret. Progres kegiatan ini juga didokumentasikan secara transparan melalui akun Instagram resmi @hibahjarpak_kaligawe. Berikut adalah rincian tahapan pendampingan yang telah dilaksanakan sejak pasca-sosialisasi:

  • 21 April 2026: Tim melakukan kunjungan langsung untuk mendampingi mitra utama dalam mengurus perizinan dasar, meliputi pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), pendaftaran titik lokasi di Google Maps, serta pembuatan akun untuk pengajuan sertifikasi halal (Sihalal).
  • 28 April 2026: Fokus kegiatan bergeser pada proses trial and error (uji coba) inovasi produk. Tim membantu mitra meracik, menguji, dan mencari formula varian produk terbaik yang lebih memiliki nilai jual di pasaran.
  • 7 Mei 2026: Tim melakukan sesi konsultasi lanjutan terkait pendaftaran Sihalal guna mendampingi mitra melengkapi berbagai persyaratan agar produk memenuhi standar kehalalan yang ditetapkan pemerintah.
  • 19 Mei 2026: Setelah melewati serangkaian uji coba dan persiapan legalitas, mitra utama akhirnya didampingi untuk melaksanakan proses produksi inovasi produk batch pertama yang kini siap untuk dipasarkan.

Melalui integrasi fasilitas website desa, Google Maps, serta pendampingan intensif yang terukur, Tim Hibah UNS berharap UMKM Desa Kaligawe dapat semakin mandiri, tangguh secara ekonomi, dan siap bersaing di pasar yang lebih luas, sejalan dengan visi global SDGs.

 

Editor: Muthiara ‘Arsy