Kamu jatuh cinta lagi, Tuan
Bukan padaku
Tapi pada sosok yang kamu sebut ‘edelweis’ itu
Putih yang tak layu, katamu
Dari mana aku tahu?
Dari sajak yang kamu toreh di hamparan layarmu
Dengan diksi yang sama
Saat kau pilih untuk namaku
Tuan, aku tidak membencimu
Sungguh
Rasa itu sudah aku selesaikan
Bersamaan dengan air mata yang menggenang
Dan kenyataan bahwa
Saat aku menjahit luka
Kau sibuk menenun cinta
Menjadi guratan bila kita
Pulih di arah yang berbeda
Penulis: Izzahtu Nuha Z.
Editor: Rizky Azzahra Amallia

