Sejumlah warga Dukuh Temon melangsungkan penyembelihan hewan qurban dari UPZ UNS di Dukuh Temon, Kelurahan Anggrasmanis, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah pada Rabu (27/05/2026). Foto: Rieko Romario

Puluhan Relawan UPZ UNS Gelar ‘Qurban Sampai Pelosok’ di Jenawi

Relawan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar program “Qurban Sampai Pelosok” di Dukuh Temon, Kelurahan Anggrasmanis, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah pada 26–27 Mei 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk memeratakan distribusi hewan qurban ke daerah yang minim pelaksanaan qurban.

Steering Committee (SC) Qurban Sampai Pelosok UPZ UNS, Asyraf E Rijal Musthofa, mengatakan bahwa sebelumnya program tersebut hanya berupa penyaluran hewan qurban ke desa-desa mitra UPZ UNS. Namun, tahun ini UPZ UNS mulai melibatkan relawan untuk terjun langsung ke masyarakat.

“Karena tahun ini kita punya banyak relawan yang bisa dikaryakan, akhirnya terbentuklah ‘Qurban Sampai Pelosok’ dengan melibatkan teman-teman relawan untuk terjun langsung ke desa mitra,” jelasnya melalui wawancara pada Rabu (27/05/2026). 

Dia menjelaskan bahwa daerah pelosok dipilih agar distribusi hewan qurban lebih tepat sasaran. Menurutnya, tidak semua daerah tersedia hewan qurban setiap tahunnya. “Kalau di daerah perkotaan kan pelaksanaan qurban sudah banyak, sedangkan di desa-desa pelosok belum tentu semuanya melaksanakan qurban,” jelasnya.

Ketua Pelaksana Qurban Sampai Pelosok, Faisal Abdul Razzaq, mengatakan bahwa Dukuh Temon dipilih atas rekomendasi dari Kantor Urusan Agama (KUA) Balong Jenawi. Selanjutnya, relawan melakukan survei guna memastikan kondisi Dukuh tersebut sebelum kegiatan terlaksana. “Sebelumnya ada beberapa opsi lokasi. Namun, karena pertimbangan cuaca dan lainnya, akhirnya dipilih Dukuh Temon, Anggrasmanis, Jenawi,” jelasnya melalui wawancara pada Rabu (27/05/2026). 

Sejumlah relawan UPZ UNS bersama warga Dukuh Temon melakukan proses pasca penyembelihan pada hewan qurban di Dukuh Temon, Kelurahan Anggrasmanis, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah pada Rabu (27/05/2026). Foto: Rieko Romario

Kegiatan tersebut diikuti oleh 32 relawan dengan total jumlah kambing yang disalurkan ke masyarakat sebanyak lima ekor. Dari kegiatan tersebut, terdapat sebanyak 38 warga yang menerima penyaluran daging qurban.

Rangkaian kegiatan tersebut dimulai sejak Selasa (26/05/2026) sore dengan kegiatan buka bersama puasa Arafah dan doa bersama. Selanjutnya, relawan bersama anak-anak dan warga melakukan takbiran dan bakar-bakar di Masjid Baitul Ghofur dukuh setempat.

Keesokan harinya, kegiatan dilanjutkan dengan salat Iduladha, penyembelihan hewan qurban, pemotongan daging, hingga distribusi kepada masyarakat sekitar. Setelah proses distribusi selesai, para relawan bersama warga juga turut mengolah daging dan makan siang bersama.

Faisal mengungkapkan bahwa jarak lokasi yang cukup jauh menjadi salah satu tantangan selama persiapan maupun pelaksanaan kegiatan. Selain itu, adanya perubahan dadakan dalam anggaran juga menjadi tantangan yang cukup memengaruhi pelaksanaan kegiatan.

Meskipun begitu, dia berharap kegiatan ini mampu memberikan manfaat dan dampak nyata bagi masyarakat maupun para relawan. “Harapannya kegiatan ini bisa memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar dan dapat menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama serta meningkatkan kepekaan sosial bagi teman-teman relawan,” ujarnya.

Salah satu warga Dukuh Temon, Septi, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, pelaksanaan dan kehadiran relawan di daerah tersebut menciptakan suasana kebersamaan bagi masyarakat setempat.

“Hal yang berkesan itu penyembelihan karena bapak-bapak jadi tertarik datang ke masjid, lalu bakar-bakar karena anak-anak pada senang. Terus takbirannya juga karena membuat suasananya jadi ramai. Kalau tahun depan ada lagi, kami pasti terima dengan senang hati,” ucapnya melalui wawancara pada Rabu (27/05/2026). 

 

Penulis: Zulfi Khoirunisa