Di tengah perkembangan Kota Solo, Kampung Batik Kauman tetap bertahan sebagai kawasan yang menyimpan jejak sejarah dan budaya. Berlokasi di pusat kota, tidak jauh dari Masjid Agung Surakarta dan Keraton Kasunanan Surakarta, kampung ini menjadi salah satu destinasi wisata yang menawarkan pengalaman mengenal batik sekaligus menyusuri suasana klasik masa lampau.
Dalam peliputan pada 21 dan 25 September 2026, gang-gang Kampung Batik Kauman memperlihatkan perpaduan bangunan berarsitektur klasik dengan aktivitas masyarakat yang terus menjaga tradisi membatik. Berbagai motif, seperti Batik Sogan, Parang, dan Lereng, menghiasi deretan toko dan menjadi bukti kekayaan seni batik Indonesia.
Tak hanya batik, pengunjung juga dapat menikmati kuliner tradisional khas Solo serta berburu cendera mata. Suasana kawasan yang khas turut menarik wisatawan untuk mengabadikan momen melalui fotografi.
Lebih dari sekadar destinasi wisata, Kampung Batik Kauman menjadi ruang bagi masyarakat untuk menjaga warisan budaya agar tetap hidup di tengah perubahan zaman. Melalui aktivitas para perajin dan pelaku usaha setempat, tradisi batik terus diperkenalkan kepada generasi berikutnya.





Penulis: Rifik Gibran Airlangga
Editor: Rifda Auliana






