> Kabar > Tim Bengawan UNS Rilis Dua Mobil untuk Shell Eco-Marathon Asia 2018
Sumber: dokumen tim Bengawan UNS

Tim Bengawan UNS Rilis Dua Mobil untuk Shell Eco-Marathon Asia 2018

Surakarta, saluransebelas.com – (19/2) Tim Bengawan UNS merilis dua mobil dalam acara Pelepasan Mobil Hemat Energi untuk Shell Eco-Marathon Asia 2018 di Changi Exhibition Center, Singapura. Ravik Karsidi, Rektor Universitas Sebelas Maret, turut hadir dan memimpin acara pelepasan tersebut. Tim Bengawan akan menjadi salah satu wakil Indonesia yang berkompetisi di kancah internasional pada 8-11 Maret mendatang.

 

Shell Eco-Marathon adalah kompetisi tahunan yang disponsori oleh Shell, di mana para peserta ditantang membuat kendaraan yang dapat mendukung efisiensi bahan bakar semaksimal mungkin. Pemenang dari masing-masing regional kemudian akan dikompetisikan dalam Drivers World Championship, yang biasa diselenggarakan di London.

 

Pada perlombaan tahun ini, Tim Bengawan UNS mengikuti dua kelas perlombaan, yakni urban bensin dan urban diesel. Mobil yang dirilis Tim Bengawan untuk diperlombakan di Singapura tahun 2018 ini dinamai Samudra NFE untuk urban bensin dan Samudra Evo untuk urban diesel.

 

Aulia Majid, General Manajer Tim Bengawan, menjelaskan bahwa Samudra NFE memiliki kapasitas mesin sebesar 125cc dengan kecepatan maksimal 50km/jam. Untuk penggunaan bahan bakar, wahana ini mampu menempuh jarak 300-320km per satu liter bahan bakar. Sedangkan Samudra Evo juga memiliki kapasitas mesin sebesar 125cc dengan kecepatan maksimal 50km/jam. Untuk penggunaan bahan bakar, Samudra Evo mampu menempuh jarak 250-300km per 1 liter bahan bakar. Segala riset dilakukan Tim Bengawan UNS agar dapat mewujudkan mobil hemat energi dan efisien untuk kendaraan masa depan.

 

Demi menghadapi Shell Eco-Marathon Asia 2018, Tim Bengawan mengaku telah mempersiapkan semua secara matang seperti tahun-tahun sebelumnya. Riset yang dilakukan juga terus dikembangkan dari tahun ke tahun. Namun, yang membedakan tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya adalah progress pembuatan mobil dimulai dari nol. Jika tahun-tahun sebelumnya hanya pengembangan mesin, namun di tahun ini Tim Bengawan juga turut mengganti mesin. Uji coba di tahun ini juga lebih intensif dibanding dari tahun-tahun sebelumnya.

 

Dengan persiapan yang matang, Rektor Universitas Sebelas Maret, Ravik Karsidi mengharapkan agar Tim Bengawan bisa menjuarai kompetisi tidak hanya di tingkat Asia, namun juga tingkat dunia. β€œTahun lalu kalian sudah bisa menjadi runner up, mari kita buktikan bahwa tahun ini kita bisa menang di tingkat Asia dan dunia,” tutur Ravik memberi semangat. []

 

 

Agata Winda Syilvianisa. Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP 2017.

Baca Juga

Mengenal Digital Entrepreneur Lewat Youth Speak 2018

Oleh: Wamda Chaca     Youth Speak 2018 yang diselenggarakan oleh AISEC UNS pada hari …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *