Litbang Himaghita melakukan uji coba praktikum es krim panas (27/8/2026) Sumber: Dzakiya Khairun Nisa/LPM Kentingan

Mengintip Hajatan Mahasiswa Ilmu Teknologi Pangan yang Nggak Cuma Makan-Makan

Sejumlah pengunjung memadati Danau UNS dalam acara Festival Pangan (27/8/2026)
Sumber: Dzakiya Khairun Nisa/LPM Kentingan

Bulan lalu, tepatnya 27 Agustus 2026, Danau UNS (Universitas Sebelas Maret) acara bertajuk “Festival Pangan” diinisiasi oleh Himaghita (Himpunan Mahasiswa Ilmu Teknologi Pangan). Mendengar kata ‘festival pangan’ yang terlintas biasanya nggak jauh-jauh dari madhang gedhen, acara makan-makan bersama. Namun, setelah penulis mengunjungi acara tersebut, penulis tidak hanya jajan makanan. Penulis juga mengantongi beberapa ngilmu baru. Apa saja yang penulis dapatkan?

Kampanye Diversifikasi Pangan Lokal

Mahasiswa FMIPA mendengarkan pemaparan informasi produk susu jagung dalam program Aksi Pangan (24/8/2026) Sumber: Fathina Arifah/Aset Himaghita

Kalian pasti familiar dengan konten viral karena saya tidak punya, jadi saya ganti dengan KIMPUL, nah, mahasiswa program studi Ilmu Teknologi Pangan juga berkecimpung dalam apa yang kita sebut ‘diversifikasi pangan’. Gerakan deversifikasi pangan lokal digalakkan oleh mahasiswa ITP dengan tajuk “Gerakan Aksi Pangan” pada 24 Agustus 2026 lalu.

“Tahun ini Himfest (Himaghita’s Festival) mengangkat tema Beyond Resilience: Transforming Local Food System for a Sustainability Future. Kami berharap supaya pangan lokal tidak hanya bertahan, tapi juga terus berkembang dan beradaptasi mengikuti perubahan zaman,” jelas Azam, Ketua Himfest 2026, Kamis (27/8/2026).

Aksi Pangan digarap dengan mengangkat dua pangan lokal, yaitu jagung dan ubi ungu. Selama ini kalau mendengar kata pangan lokal, pikiran kita cuma muter di situ-situ saja. Ubi yang direbus, jagung bakar, jagung rebus, atau jasuke. Aksi Pangan tahun ini menyulap jagung menjadi susu jagung dan ubi ungu menjelma jadi bola-bola ubi. Penulis juga baru tahu, ternyata jagung juga bisa dijadikan minuman susu ya?

Festival Pangan Dibalut Praktikum Unik

Mahasiswa ITP dan praktikum agaknya memang sulit dipisahkan. Biasanya praktikum identik dengan alat-alat yang kelihatannya mahal dan laporan yang membuat mata lelah. Namun pada Festival Pangan 2026 kali ini, praktikum dikenalkan menjadi kegiatan yang menyenangkan. 

Litbang Himaghita berkreasi dengan memberikan pengalaman praktikum es krim panas. Iya, es krim panas! Bahan racikan es krim yang digunakan juga menarik yaitu yogurt, cream cheese, maple syrup, dan metil selulosa. Metil selulosa dicampurkan sebanyak 6 gram ke dalam 250 ml bahan es krim. 

Metil selulosa inilah resep rahasianya. Es krim yang dicampur metil selulosa menjadi tidak mudah cair ketika dipanaskan di atas hot plate. Ketika mencoba es krim unik ini, penulis merasa familiar, dan kemudian menyimpulkan kalau teksturnya agak-agak mirip seperti kopyor.

Gandeng Mapala dan UMKM

Himaghita’s Festival ternyata bukan cuma hajatan anak ITP untuk makan-makan. Acara ini juga menjadi cara mengenalkan apa-apa saja yang dipelajari mahasiswa ITP kepada mahasiswa baru dan mahasiswa UNS lainnya. Salah satu yang dikenalkan adalah produk hasil mata kuliah Product Development, nori singkong.

Namanya juga Festival Pangan, tentu yang tidak boleh dilupakan adalah jajanannya. Acara tahun ini diramaikan 13 UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) yang menjual berbagai produk makanan mulai harga Rp5 ribu. Harga yang bakal membuat pengunjung pulang sambil membawa jajanan meski niat awalnya cuma lihat-lihat. 

Selain jajan makanan, ada hal lain yang nggak bisa dibeli di semua festival. Mahasiswa tua yang kliyengan dengan tugas akhir dan skripsi bisa meredakan pusing dan merasakan kembali sensasi jadi bocah dengan naik flying fox. Tahun ini Himaghita berkolaborasi dengan Mapala UNS, Garba Wira Bhuana (GWB) yang menyediakan hiburan flying fox dan perahu karet, masing-masing Rp7 ribu rupiah saja.

Seorang pengunjung mencoba wahana flying fox di Danau UNS dalam rangkaian Festival Pangan Himfest  Sumber: Rehan Alfi Winarno/Aset Himaghita

Rangkaian Acara Lain yang Nggak Cuma Tentang Makanan

“Rangkaian acara ini memang dilaksanakan dalam rangka memperingati hari ulang tahun Himaghita ke-21 dan Hari Pangan Sedunia“, ujar Azam, Ketua Himfest 2026, Kamis (27/8/2026). 

Tiga orang peserta Student Food Creativity Competition (SFCC) mempresentasikan hasil karyanya (3/9/2026)
Sumber: Vannesya Nuke/Aset Himaghita

Selain Festival Pangan, rangkaian Himaghita’s Festival masih berlanjut dengan Student Food Creativity Competition (SFCC), kompetisi karya tulis ilmiah berskala nasional. Ada pula Fun Run khusus internal ITP yang mengajak mahasiswa bergerak buat nggolek kringet, bukan cuma menggerakkan tangan buat mengambil makanan. Rutenya berkeliling kawasan UNS dan melewati beberapa fakultas. Lalu rangkaian acara Himfest 2026 ditutup dengan Dirgahayu Himaghita (Dirga Night) pada 10 September 2026, yang menjadi momen spesial bagi mahasiswa ITP.

Sejumlah mahasiswa ITP melakukan pemanasan bersama sebelum event Fun Run dimulai (5/9/2026)
Sumber: Ananda Rizqi Sharfina Nuraini/Aset Himaghita

Ternyata hajatan mahasiswa ITP bukan hanya soal makan-makan. Selain kenyang perut, hajatan ini juga membuat penulis kenyang pengetahuan, kenyang pengalaman, dan kenyang hiburan. Apakah kamu tertarik untuk datang tahun depan?

 

 

Penulis : Dzakiya Khairun Nisa

Editor   : Tiara Nur A’isah