Komitmen Pemerintah Kota Surakarta untuk melibatkan generasi muda dalam pembangunan kota diwujudkan melalui Forum Muda Surakarta (FMS) 2026 yang diselenggarakan AIESEC in UNS pada 6–7 Juni 2026. Mengusung tema “Derap Muda: Menaut Cita untuk Surakarta Sejahtera”, forum ini menjadi ruang diskusi terbuka yang mempertemukan pemerintah, akademisi, praktisi, komunitas, serta lebih dari 200 pemuda se-Solo Raya selama dua hari untuk bersama-sama merumuskan solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi Kota Surakarta.
Kehadiran Wali Kota Surakarta, Respati Achmad Ardianto, S.H., M.Kn., bersama sejumlah pemangku kepentingan lainnya menunjukkan semangat kolaborasi antara pemerintah dan generasi muda dalam mewujudkan Surakarta yang lebih sejahtera dan berkelanjutan. Forum ini dihadiri pula oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Agung Wijayanto, S.Pd., M.Pd., Kepala Dinas Tenaga Kerja Surakarta Pramutedy Sukoco, S.E., M.Si., CGRS, Wakil Ketua I DPRD Kota Surakarta Daryono, S.T., M.Si., Direktur DAKM UNS Prof. Dr. Dwi Prasetyani, S.E., M.Si., CIPE., CPRM, Co-Founder dan Penasihat Arrupa Strategic Brand and Communication sekaligus Business Development Advisor Nyalanesia Imam Subchan, serta CEO HR Academy Sri Wulandari, EPC, S.IP., MBA.
Dalam sambutannya, Respati Achmad Ardianto menekankan pentingnya pendidikan sebagai fondasi dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi dunia kerja. “Pendidikan yang berkualitas harus mampu membuka jalan menuju dunia kerja yang lebih baik. Ketika anak muda diberi akses untuk belajar, berkembang, dan menunjukkan kompetensinya, mereka tidak hanya mempersiapkan masa depan diri sendiri, tetapi juga masa depan Surakarta,” ujarnya.
Diskusi selama dua hari tersebut mengangkat isu pendidikan, ketenagakerjaan, dan kesenjangan kompetensi yang masih dihadapi generasi muda. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII, Agung Wijayanto, menyampaikan bahwa kemampuan beradaptasi, berkolaborasi, dan memecahkan masalah menjadi bekal penting dalam menghadapi dunia kerja yang terus berkembang. Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Surakarta, Pramutedy Sukoco, menegaskan bahwa tantangan terbesar saat ini bukan hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga memastikan kompetensi yang dimiliki pemuda sesuai dengan kebutuhan industri.
Sinergi antara pemuda dan para pemangku kepentingan diperkuat dengan mentransformasikan aspirasi menjadi solusi yang dapat diwujudkan secara nyata melalui Forum Muda Surakarta 2026. Dengan semangat kolaborasi lintas sektor, forum ini diharapkan mampu menjadi langkah bersama menuju Surakarta yang lebih sejahtera, inklusif, dan berkelanjutan.
Melalui Forum Muda Surakarta 2026, para peserta memperoleh pemahaman mengenai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Peserta mengakses informasi yang valid terkait isu-isu lokal, serta mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi dan menawarkan solusi yang dapat diimplementasikan. Forum ini juga menjadi sarana untuk membangun kesadaran akan peran strategis pemuda dalam menciptakan masa depan Surakarta yang lebih baik.
Kegiatan ini terlaksana dengan dukungan berbagai mitra, yaitu Deepublish, Gulo Jowo, HR Academy, Grab, Cokro, Instaperfect, Harjo Tirto, PT Citra Warna Abadi, dan Populix. Kolaborasi lintas sektor yang terjalin melalui Forum Muda Surakarta 2026 diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemuda dan para pemangku kepentingan dalam menghadirkan solusi yang relevan bagi berbagai tantangan kota serta mewujudkan Surakarta yang lebih sejahtera dan berkelanjutan.
Penulis: Inas Sahirah Satiasari
Editor: Muthiara ‘Arsy

