Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta melalui Kementerian Sosial Masyarakat (Sosma) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemerataan akses kesehatan melalui program UNS CARE X SADAR (Satu Aksi Donor Darah) 2026. Kegiatan yang diselenggarakan pada Minggu (31/05/2026) di Pendopo Desa Mranggen, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo ini menghadirkan berbagai layanan kesehatan bagi masyarakat melalui pendekatan promotif, preventif, dan sosial kemanusiaan.
UNS CARE X SADAR 2026 merupakan pengembangan dari program UNS CARE yang sebelumnya berfokus pada penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan gratis. Pada pelaksanaan tahun ini, mahasiswa UNS menghadirkan inovasi baru berupa kegiatan donor darah sebagai upaya memperluas manfaat program bagi masyarakat. Tema yang diusung adalah “Srawung Waras, Srawung Bareng, Waras Sedanten”.
“Kegiatan ini tidak hanya berupaya memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat, tetapi juga mendorong terbentuknya budaya hidup sehat dan kepedulian sosial. Melalui kolaborasi berbagai pihak, kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Dafin Darmawan selaku Ketua Pelaksana UNS CARE X SADAR 2026.
Pelaksanaan kegiatan mendapat dukungan dari berbagai mitra, antara lain Palang Merah Indonesia (PMI) Surakarta, BEM Fakultas Kedokteran UNS, Rumah Sakit Nirmala Suri, dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Polokarto. Kolaborasi tersebut menjadi bentuk sinergi antara mahasiswa, tenaga kesehatan, institusi pelayanan kesehatan, dan pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat.
Kegiatan diawali dengan senam bersama yang diikuti oleh warga Desa Mranggen. Senam bersama menjadi sarana untuk mengajak masyarakat menerapkan aktivitas fisik sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Camat Polokarto, Heri Wahyu Cahyono, S.STP., M., yang mengapresiasi inisiatif mahasiswa UNS dalam menyelenggarakan program kesehatan bagi masyarakat. Sambutan juga disampaikan oleh Sekretaris Desa Mranggen, Brian Wijaya, yang menyambut baik pelaksanaan kegiatan sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan warga.
UNS CARE X SADAR 2026 mengusung tiga program utama. Pertama, Rawat Asupan Generasi Aman (RAGA) menghadirkan penyuluhan kesehatan yang dikemas oleh dr. Muthmainah, M.Neurosci., Ph.D., bertema “Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta Penyakit Tidak Menular”. Melalui sesi ini, masyarakat memperoleh edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta memahami berbagai faktor risiko penyakit tidak menular yang dapat dicegah melalui penerapan pola hidup sehat.
Agenda selanjutnya adalah Sehat Jiwa dan Raga (SEJIWA) berupa pemeriksaan kesehatan gratis yang ditargetkan dapat menjangkau sekitar 100 peserta. Program ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan dasar sekaligus mendukung upaya deteksi dini terhadap berbagai kondisi kesehatan. Berbagai booth disediakan, antara lain layanan dasar, booth pemeriksaan kesehatan ibu hamil, booth pemeriksaan kesehatan anak, dan booth pemeriksaan kesehatan lansia. Layanan untuk cek tinggi badan, berat badan, tensi, hingga cek gula darah tampak ramai diminati. Kehadiran booth yang beragam memberi kesempatan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan sesuai kebutuhan masing-masing.
Kegiatan terakhir yang dilaksanakan di Desa Mranggen adalah Demi Tetesan Kehidupan (DETAK). Ini merupakan kegiatan donor darah yang bekerja sama dengan PMI Surakarta dengan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berkontribusi dalam aksi kemanusiaan. Selain itu, meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya ketersediaan stok darah bagi pasien yang membutuhkan.
Melalui pelaksanaan UNS CARE X SADAR 2026, mahasiswa UNS berupaya menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dengan mengintegrasikan edukasi kesehatan, pelayanan kesehatan gratis, dan aksi donor darah dalam satu rangkaian kegiatan. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial. Semangat kolaborasi yang diusung melalui program ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menginspirasi berbagai pihak untuk bersama-sama mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera.
Editor: Muthiara ‘Arsy

