Aula Balai Desa Puro, Karangmalang, Sragen, riuh oleh anak-anak pada Minggu (26/07/2026). Puluhan siswa kelas 3 dari Sekolah Dasar Negeri (SDN) Puro 1, 2, 3, dan 4 hadir untuk mengikuti kegiatan Cerdas Mengulas Buku, sebuah lomba literasi yang menantang anak-anak tak hanya membaca, tetapi juga memahami dan menceritakan kembali isi buku dengan bahasa mereka sendiri.
Membaca, Memahami, Bercerita
Pembawa acara melontarkan beberapa pertanyaan mengenai isi cerita pada buku cerita bergambar yang ditunjukkannya. Sementara itu, anak-anak mengerjakan lembar soal dan buku bacaan yang telah dibagikan.
Lomba ini menuntut peserta untuk mengulas sebuah buku secara ringkas dan tepat—mulai dari mengenali tokoh, memahami alur cerita, hingga menangkap pesan moral yang terkandung di dalamnya. Kemampuan inilah yang menjadi inti penilaian, juga pemahaman yang utuh terhadap bacaan.
Melatih Nalar Sejak Dini
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menumbuhkan budaya literasi sejak usia dini. Memilih siswa kelas 3 sebagai sasaran karena pada usia ini, anak-anak mulai mampu membaca lancar dan berpikir kritis sederhana, sehingga tepat untuk mulai dilatih mengulas dan menganalisis sebuah bacaan.
Selain mengasah kemampuan literasi, lomba ini juga sekaligus melatih rasa percaya diri anak-anak dalam menyampaikan pendapat di depan umum. Hal ini menjadi sebuah keterampilan yang tak kalah penting dibanding kemampuan membaca itu sendiri.
Melalui lomba ini, diharapkan tumbuh generasi muda Desa Puro yang tak hanya gemar membaca, tetapi juga mampu berpikir kritis dan berani menyuarakan pemahamannya. Hal ini menjadi langkah kecil dari Balai Desa untuk membawa harapan besar bagi masa depan literasi anak-anak di Karangmalang, Sragen.
Editor: Muthiara ‘Arsy

