> Ruang Sastra > Puisi (halaman 3)

Puisi

Sisi

Oleh: Thea Arnaiz Le Haruskah sisi putih saja yang dapat diandalkan? Kupikir tidak, kuberi tahu sini Tak salah jika sesekali sisi hitam kita diperlihatkan. Kaupikir semua akan baik dengan sisi putih? Keluarkan sisi hitammu juga, ini saranku. Bermainlah seperti ratu angsa dalam opera balet Tepuk tangan riuh akan jadi milikmu …

Baca Selengkapnya »

KITA

Oleh: Rifqathin Ulya Tak pernah aku salahkan pertemuan Tak pula agama Apalagi Tuhan Hanya saja beda Membuat kita semakin logis   Aku tak pernah melihat Apa yang telah salah Tapi orang melihatnya berbeda   Kita Karena Beda Maka terlihat salah   Bahkan aku mulai membenci kata ‘Andai saja’ Yang tidak …

Baca Selengkapnya »

Hei, Kartini Masa Kini!

Oleh: Citra Agusta Putri Wahai Ibu Kartiniku … Pesonamu, geloramu, menghaturkan aroma loyalitas sang dara Kridamu, menumbangkan kemakaran kolonialis tempo dulu Emansipasimu, membangkitkan repih reputnya sukma kaum hawa Namun, perjuangan seakan bertepuk sebelah tangan Impresi agungmu terjelma dalam seremonial belaka Para hawa beradu kirana, mengenakan kebaya dengan eloknya Itukah, intensi …

Baca Selengkapnya »

Semoga Aku Puisi

Tukang Puisi Pikiran ngelantur Imajinasi udzur Jemari nganggur Lalu kertas mabur Healah, gitu kok katanya mau jadi tukang puisi yang bangun pagi lalu berpuisi sampai menjelang pagi (lagi)   Ialah Puisi Ialah puisi Yang membuatku termenung, murung Sesekali menyulut emosi berfrekuensi tinggi Ialah puisi Yang membuatku tertawa geli Sesekali gila …

Baca Selengkapnya »

UKD

Oleh: Lintang A. A. Semalam suntuk tak memejamkan mata Tak terasa kini waktu telah tiba Langkah kaki tegap bersiap hadapi yang ada Ruangan dingin menjadi gerah seketika Bergegas keringat mengucur dengan derasnya Ingin rasanya menghempas tubuh ini segera Namun hapus gudah gulana Berjuang demi meraih cita-cita Dan keinginan membanggakan orang …

Baca Selengkapnya »

Puisi Thea Arnaiz FKIP Tata Niaga UNS

Bayu dan miyako Bayu dan miyako telah melalui semusim ini bersama Bayu dan miyako sama-sama tersiksa bersama Bayu dan miyako menjawab pesakitan ini bersama Bayu dan miyako saling memahami hubungan ini bersama Mereka tahu akan hubungan jarak jauh mereka bersama Bayu tahu ….miyako pun tahu… Musim hujan kali ini Bayu …

Baca Selengkapnya »

Harapanku, Teruna Indonesia

oleh: Citra Anastasia   Terlampau lama kita terninabobokkan Terlena dalam ayunan sangkala penjarahan Penjarahan integritas yang berkesinambungan Mematikan kepribadian bangsa perlahan   Kebakiran ide adalah adi citanya Kuat serta penuh gelora adalah raganya Loyalitas dan totalitas adalah komitmennya Ya, itulah generasi teruna   Namun,sang global telah berputar arah Perjuangan seakan …

Baca Selengkapnya »