> Lha Nggih (halaman 4)

Lha Nggih

Pedoman

Oleh: Hanputro Widyono   ORANG hidup tak boleh sembrono. Mau ibadah, makan, minum, naik motor, menyalakan komputer, menggunakan gawai, hingga soal milih pemimpin harus makai tata cara. Termasuk juga untuk menjadi mahasiswa atau menjalani kehidupan di kampus. Kalau tidak, nasibnya ya seperti yang dialami mahasiswa-mahasiswa baru di Universitas Res Publica: …

Baca Selengkapnya »

Kanan

Oleh: Na’imatur Rofiqoh   SUATU tempo, Sukarno berujar jumawa, “Dewa-dewa dari kajangan pun tidak bisa membantah adanja kenjataan kekuatan revolusioner: Islam—Nasional—Komunis” (Minggu Pagi, 4 Nopember 1962). Pidato itu menggema ke seluruh negeri, menjadi titah yang mesti dijalani tanpa tapi. Mereka yang kontra revolusi dimusuhi.   Di kampus, berpolitik menjadi bagian …

Baca Selengkapnya »

Sarjana

Oleh: Udji Kayang Aditya Supriyanto   SOSIOLOG Daniel Bell, dalam The End of Ideology (1960), memaparkan perbedaan sarjana dengan intelektual. Bell menulis, “sarjana memiliki suatu bidang pengetahuan terbatas, dengan cara tradisi, dan mencari tempatnya di dalamnya, menambahkan, dengan cara mosaik, ke pengetahuan waktu lampau yang dikumpulkan, diuji. Intelektual mulai dengan …

Baca Selengkapnya »

Pelajaran Menyapu

Oleh: Hanputro Widyono   DI TANAH ini seorang anak menggurat lakon hidupnya. Udji, nama anak berusia delapan tahun itu. Setiap pagi dan sore ia harus menyapu pekarangan rumah. Padahal, pekarangan seluas 100 m2 itu dihuni oleh pohon belimbing, jambu air, rambutan, melinjo dan nangka. Bisa kita bayangkan seberapa banyak sampah guguran …

Baca Selengkapnya »

Konsultasi

Oleh: Na’imatur Rofiqoh   MESTINYA huruf-huruf ini menyapa kamu lebih cepat, Mas, Mbak. Ngapunten. Redaktur yang geregetan itu sampai menerbitkan esai M. Fauzi Sukri, Beban Poskolonial Mahasiswa—konon bacaan wajib mahasiswa baru dan para aktivis—demi menghibur dirimu yang menanti keseruan kolom Lha Nggih edisi kedua. Barangkali memang tipis harapan kita pada …

Baca Selengkapnya »

Mukadimah

Oleh: Udji Kayang Aditya Supriyanto MUKADIMAH apa yang tepat digunakan menyambut pergantian nama laman berita LPM Kentingan? Sekadar informasi, mulai 1 September 2016, kita tidak usah mengetik lpmkentingan.com dengan huruf konsonan bertumpuk-tumpuk, jika hendak menengok berita-berita terbaru di kampus yang singkatannya aneh ini. Rasanya setiap kita setuju kalau laman berita …

Baca Selengkapnya »