> Laporan Khusus (halaman 3)

Laporan Khusus

Seni Mencintai Para Pencinta

Oleh: Hanif Dwi Pandoyo   Ada sebuah kisah yang tidak akan ada habisnya diceritakan: cinta. Pertemuan dengan cinta tidak bisa tidak adalah sebuah gairah yang tiada tara. Cinta melahirkan makna unik bagi setiap pencinta.     KOS Amanah siang pertengahan September lalu nampak sepi. Padahal, banyak motor berjajar rapi di …

Baca Selengkapnya »

Jomblo di Persimpangan Makna

Oleh: Inang Jalaludin Shofihara   Bermula dari bahasa, jomblo mengalami perubahan makna dan menjelma berbagai rupa. Dari seni hingga bernilai ekonomi, berbagai objek diasosiasikan dengan jomblo. Bahkan, jomblo dapat jadi agen kritik sosial yang mumpuni.   TAHUN 2006, sebuah novel karya Aditya Mulya dengan kisah sial, jenaka, juga sedikit romantis …

Baca Selengkapnya »

Cintaku di Kampus Hijau

Oleh: Satya Adhi Ada sebuah plesetan dari adagium terkenal Rene Descartes: Aku mencinta maka aku ada. Bagaimana “syarat kehidupan” ini berlangsung dua, tiga dekade silam? Tapi, jangan harap menemukan kisah romantis nan sendu di sini. “This ain’t a love song,” kata Bon Jovi.   LEMBAH teknik masih sepi. Hanya sesekali …

Baca Selengkapnya »

Kala Maut Keburu Menjemput

Reporter: Fera Safitri, Penulis: Fera Safitri dan Satya Adhi  Adik kandung majalah Kentingan belum sempat dewasa. Bukan segan hidup. Maut keburu menjemput! “SAYA adalah seorang mahasiswa Fakultas Ekonomi UNS turut merasa senang dengan hadirnya media KENTINGAN dibumi UNS. Tapi itu lho kok jarak penerbitannya panjang sekali antar edisinya. Apa tidak …

Baca Selengkapnya »

Tarik Ulur Militer-Mahasiswa

Oleh: Satya Adhi UNS “dikepung!” Ratusan aparat TNI dari beragam satuan tumpah ruah di kampus Kentingan. Kendaraan militer ada di mana-mana. Tank marinir BMP-3F, Anoa, Marder 1A3, terlihat juga truk-truk berwarna hijau terparkir di pinggir jalan kampus. Senjata-senjata juga disiagakan. Dari rudal RBS-70 hingga meriam Caesar 155/52 155 mm yang …

Baca Selengkapnya »

Self Publisher, dari Sisi Akademis hingga Ajang Narsis

Oleh: Ainun Nisa Nadhifah dan Mutiara Larasati KEBEBASAN berkarya melalui self publisher membuat penulis memiliki otoritas dalam menerbitkan bukunya sendiri. Alih-alih menciptakan buku berkualitas, tak jarang para penulis self publisher justru berbelok tujuan, menjadikan karyanya sebagai media narsis belaka. Menurut Spencer A. Rathus dan Jeffrey S. Nevid dalam bukunya, Abnormal …

Baca Selengkapnya »

Jalan Pintas Tak Pantas?

Oleh: Inang Jalaludin dan Lulu Puruhita SEMESTER akhir menjadi masa paling hiruk-pikuk dalam balada kehidupan kampus setiap mahasiswa. Masa-masa ini menjadi masa-masa pengumpulan berbagai laporan, pengumuman nilai, dan tentu saja penyusunan skripsi. Yang paling akhir inilah yang kerap kali muncul menjadi bahasan obrolan para mahasiswa semester akhir. Penyusunan skripsi sering …

Baca Selengkapnya »