> Jeda

Jeda

Berlebaran di Kampus

Oleh : Isnaini Khoirunnisa Kepada para mahasiswa, yang merindukan kampung halaman. Kepada dosen tak berperasaan, yang menunda-nunda jadwal ujian…   KONON, Hari Minggu 25 Juni 2017, alias besok lusa, yang tinggal sekira 48 jam lagi itu adalah akhir dari Bulan Ramadan 1438. Umat muslim di Indonesia kemungkinan besar akan merayakan …

Baca Selengkapnya »

Djenar Maesa Ayu: Saya Bukan Feminis

Oleh: Ririn Setyowati   “Hanya karena aku perempuan, apakah artinya aku tidak dapat melakukan sesuatu yang buruk? It’s fucking nonsense”   PENONTON DIBUAT KHUSYU mendengar umpatan Cinta. Lantunan semacam fucking dan shitting begitu akrab di bibirnya yang penuh gincu. Ia memang kerap dibuat kesal dengan kisah persetubuhannya dengan beberapa lelaki …

Baca Selengkapnya »

Para Penentang Elitisme Seni

SEANDAINYA PAMERAN SENI adalah kehidupan dan para pengunjung adalah manusianya, yang sekadar mampir, memburu nikmat, lalu segera pergi. Maka larangan terbesar dalam ‘kehidupan’ itu adalah menyentuh karya. Larangan sudah barang tentu tak ditulis dalam kitab suci, melainkan di dinding-dinding tempat pameran diselenggarakan, di bawah benda yang dipamerkan atau kadang berdiri …

Baca Selengkapnya »

Matinya Petani Kami

  “KAMI MERAWAT PADI tiap hari, tapi hanya jadi tahi…” Teriak seorang pria di tengah kerumunan. Dia Choirol Imam, mahasiswa Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Universitas Sebelas Maret (UNS). Usai kalimat itu dibacakan, empat lelaki yang hanya bercelana kolor mulai berkelahi dengan seorang lelaki berbaju hijau tua. Lelaki berbaju …

Baca Selengkapnya »

Bocah-Bocah Penghambur Gabah

Oleh: Adhy Nugroho   “Hayu…Hayuuu..” orang-orang di depannya menahan tawa. Dua bocah perempuan  lanjut menembang, “Rahayu sak teruse. Nini towok-nini towok…” suara tumbukan lesung mengiringi, kemudian tujuh bocah perempuan mulai bergerak.   KETUJUH BOCAH itu membentuk formasi menyamping 3-1-3,  bergerak ke kanan dan ke kiri dengan kedua telapak tangan di …

Baca Selengkapnya »

Balutan Ekspresi Orang-orang Proyek

Oleh: Vera Safitri   “BRAAKK…” Pria itu membanting dua sak semen merek Holcim ke tanah. Debu beterbangan. Meliuk-liuk tersorot lampu. Kemudian lenyap, bercampur udara malam yang dihirup oleh puluhan orang di depannya. Sang pria lalu berkacak pinggang. Ia mendesah tanda lelah. Puluhan orang di depannya tadi malah bertepuk tangan.   Pria …

Baca Selengkapnya »

Semoga Tetap Berbuku

Oleh: Shinta Oktaviana   MANTAN PRESIDEN BEM UNS 2008, Krisna Dwipayana bertanya kepada para Calon Presiden-Calon Wakil Presiden (Capres-Cawapres) BEM dalam debat yang digelar Jumat (4/11) lalu. “Buku apa yang kalian baca terakhir minggu ini?”   Kedua Capres-Cawapres lantas menjawab. Capres nomor urut dua, Govinda Pramudya Tama mengaku membaca buku …

Baca Selengkapnya »