#1

Islam dalam Kepungan Budaya Pop

Oleh: M. Fauzi Sukri     ISLAM pop di kampus pernah mengejutkan seorang ibu dosen asing. Si dosen antropolog yang sedang melakukan penelitian itu, Nancy Smith-Hefner, kaget terhadap perubahan dramatis yang terjadi dengan pakaian mahasiswa wanita muslim antara tahun 1970an dan 1990an. Wanita muslimah masih biasa-biasanya saja memakai rok western …

Baca Selengkapnya »

Maniak Selawat Bernama Syekhermania

Oleh : R.Syeh Adni   PEKIKAN TAKBIR terdengar saat Habib Syeikh bin Abdul Qodir Assegaf naik ke atas panggung. Malam itu (1/10) tengah digelar peringatan Tahun Baru Hijriyah di Balaikota Solo. Para Syekhermania berteriak-teriak. Memekikkan, “Allahu Akbar! Allahu Akbar! Habib Syeikh! Habib Syeikh!”   Saat Habib Syeikh datang ke sebuah …

Baca Selengkapnya »

“Wajah” Baru di Ruang Semu

Oleh: Satya Adhi Wajah mereka tertutup. Tapi orang-orang bisa melihatnya.   BAGI Khonza Nuur Khazanah, wajah adalah segalanya. Hidung, bibir, pipi, telinga, adalah “kawasan terlarang” yang tak boleh sembarang orang memandang. Maka sejak dua tahun silam, perempuan 19 tahun ini memutuskan untuk menutup wajahnya.   Khonza memutuskan untuk ber-niqab.   …

Baca Selengkapnya »

Hijab dalam Pergolakan Makna

Oleh: Ririn Setyowati   Di era Soeharto, perempuan berhijab terancam dihukum. Kini, coba hitung berapa perempuan berhijab di sekitar anda.   SAYA JADI kerap dihujani kata “Alhamdulilah.” Mulai dari kalangan ibu-ibu, mahasiswi, bahkan para penjaja sendiri mengidentikkan istilah hijab dengan ungakapan rasa syukur. Hal tersebut menggugah rasa penasaran saya: mengapa “berhijab” jadi …

Baca Selengkapnya »

Mazhab Masa Depan

COBA sejenak kita berpikir liar. Apa jadinya bila Muhammad hidup di abad 21, lalu Tuhan menurunkan wahyu kepadanya. Bisa jadi Muhammad abad 21 adalah seorang pebisnis yang tengah makan siang di sebuah kafe. Lalu muncul pesan di akun Line gawainya atas nama Jibril, “Iqra!”   Muhammad kebingungan, lalu membalas. “Siapa …

Baca Selengkapnya »