> Edisi Khusus

Edisi Khusus

Mahasiswa-mahasiswi Fakir Apresiasi

  Oleh: Fatih Abdulbari   “Politisasi mahasiswa. Mau kemana?”   Bukan aku yang mengajukan pertanyaan ini, tapi seorang akademisi dan penulis yang menanyakannya. Namanya Kuntowijoyo. Selepas ini, mari panggil beliau Pak Kunto saja. Menurutnya, politisasi mahasiswa terjadi karena krisis identitas. Laiknya remaja SMA, mahasiswa pencari identitas tengah mengalami kebingungan antara …

Baca Selengkapnya »

Masuk Itu Enak

  Oleh: Udji Kayang Aditya Supriyanto   Aktivisme mahasiswa kerap terintip lewat sastra. Kita menjumpainya dalam novel serius, novel pop masa lalu, dan (sayangnya) juga novel picisan. Kita pantas mengingat Leila S. Chudori, yang sering memunculkan aktivisme mahasiswa di novelnya, terutama Pulang (2012) dan Laut Bercerita (2017). Di Pulang, aktivisme …

Baca Selengkapnya »

Banyak KAM(M)I di Kampus Kita

  Oleh: Irfan Sholeh Fauzi   Seorang mahasiswa marah-marah. Ujungnya, KAMMI mengakui keterlibatan mereka di Pemilu UNS.   MULANYA, GELARAN Debat Calon Presiden-Wakil Presiden (Capres-Cawapres) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNS 2017 berlangsung biasa-biasa saja. Ada dua pasangan calon (paslon) yang berdebat, ada akhi wa ukhti pendukung masing-masing paslon, dan seperti …

Baca Selengkapnya »

Organisasi Ekstra Kampus Enggan Mampus

  Reporter: Eka Indrayani, Penulis: Ririn Setyowati     Sejak 19 tahun setelah reformasi pecah, organisasi pergerakan mahasiswa di luar kampus masih mencoba eksis. Mereka enggan move on dari sejarah.   “MASIH LAMA, NDAK?” ucap Hardono seraya menilik kembali jarum jam. Ia terlihat agak resah. “Saya ada janji ketemuan.”   …

Baca Selengkapnya »

Guru Besar Imajiner

Oleh: Satya Adhi   BENEDICT RICHARD O’GORMAN ANDERSON. Seorang profesor cum indonesianis lulusan Universitas Cornell, Amerika Serikat. Walau sudah jadi guru besar, almarhum tak mau dipanggil Profesor Ben. Pun bukan dipanggil Pak Ben atau Tuan Ben. Ia justru lebih sering dipanggil dengan panggilan yang terdengar menggelikan di telinga cewek-cewek genit: Om Ben. …

Baca Selengkapnya »

Tuna Etos Keprofesoran

Oleh: M. Fauzi Sukri   /1/ PERSEPSI KITA pada identitas profesor bermula dari prasangka baik. Dan tak hanya itu, malah sangat utopis dan fantastik. Dulu, saat masih bocah kecil di sekolah dasar di satu desa di Jawa Timur, aku dan hampir seluruh teman seusiaku, bisa dan biasa membayangkan: profesor adalah …

Baca Selengkapnya »