> Catatan Kentingan (halaman 5)

Catatan Kentingan

Internet Masuk Kampus

  TAHUN 1997, mahasiswa masih gagap teknologi (gaptek). Buktinya, Koperasi Mahasiswa (Kopma) UNS sampai-sampai kudu mengadakan Seminar dan Demo Internet. Bayangkan. Di tengah kesibukan demo jelang reformasi 1998, mahasiswa UNS malah sibuk mendemokan internet.   Surat Kabar Mahasiswa (SKM) Saluran Sebelas merekam seminar dan demo ini. Di Saluran Sebelas edisi …

Baca Selengkapnya »

Pagar Itu Antagonis!

  Aku pikir pagar itu menyebalkan soalnya tidak membantuku saat meloncat. Aku menangis ketika gagal meloncati pagar. Kakiku kecantol. Aku marah padanya. Saat itu aku masih kanak. Kira-kira lima tahun usiaku. Menurutku, tidak seharusnya pagar dibangun sedemikian tinggi, supaya anak seusiaku bisa meloncat dengan hati riang dan tawa kemenangan. Kenang …

Baca Selengkapnya »

Tak Ada Malaikat Bernama “Pers”

SUNGGUH JENAKA. Diantara isu hoax yang menyeruak, justru media arus utama yang berada di garda terdepan untuk memaki keberadaan media baru. Hoax jadi semakin terbatas pada istilah kebohongan dan internet. Memang sebagian benar, namun perlukah pers arus utama segetol itu menghardik kehadiran hoax? Masyarakat seharusnya sangsi apakah pers media arus …

Baca Selengkapnya »

Ihwal Kitsch dan Cara Pandang

INI BERMULA dari pertanyaan Setyaningsih (penulis buku Bermula Buku, Berakhir Telepon, 2016) dalam acara bedah buku Berkini Tiara Hati karya mahasiswa Indonesia-Thailand Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), di Balai Soedjatmoko, Solo (3/2) lalu. Yang tak urung memancingku untuk menimbang keyakinan atas beberapa hal yang akan kujelaskan nantinya.     Kala itu …

Baca Selengkapnya »

Sengaja Menepi

KEPADA dua muda-mudi yang tengah menggelisahi sastra, di tengah gejolak batin kalian yang kurasai benar melalui pembacaan luguku terhadap tulisan kalian yang dimuat saluransebelas.com, laman milik pers mahasiswa (persma) yang belakangan ini kelimpungan sebab para awaknya tak banyak menaruh keprihatinan pada keperluan terisinya laman mereka dengan tulisan-tulisan. Ijinkan aku menyela.   …

Baca Selengkapnya »

Sudah Bukan Soal Sastra

AWAK pers mahasiswa (Persma) Kentingan –pemilik laman ini– seharusnya mau dan malu membaca tulisan Faith Silmi yang diterbitkan saluransebelas.com tempo hari!   Saking geramnya terhadap Persma tukang kritik gedung sebelah dan bahkan memilih ‘prei kenceng’ terhadap aksi mahasiswa. Juga yang paling penting, sepi peliputan dan malah sibuk nyastra (ah, apa …

Baca Selengkapnya »

Nikmat Sastra Mana Lagi Yang Kamu Dustakan?

DI TENGAH kemuakan yang memuncak pada penilaian mahasiswa tentang sastra, seperti ujaran Mbak Ririn dalam tulisannya berjudul “Mengusir Paksa Sastra”, yang terbit di saluransebelas.com tanggal 11 Januari 2017 lalu. Izinkanlah aku memperkenalkan diri. Aku mahasiswa biasa, tak berani mengklaim diri aktivis, terkadang malu untuk berteriak “Memperjuangkan rakyat!” ketika belum satu …

Baca Selengkapnya »