> Catatan Kentingan (halaman 5)

Catatan Kentingan

Menara Gading yang Tak Juga Retak

Oleh: Ririn Setyowati   BERTEPATAN dengan orientasi mahasiswa baru yang kian lucu, saya menemukan sebuah film yang membahas tumbuh kembang bangku perkuliahan yang juga semakin wagu. Menontonnya membuat saya cuma bisa tertawa tertahan. “Wah kampus ku juga seperti itu, sial!” Film tersebut apabila digubah ke bahasa Indonesia berjudul Menara Gading. …

Baca Selengkapnya »

Beban Poskolonial Mahasiswa

Oleh: M. Fauzi Sukri   /1/   PADA akhir abad XIX atau awal abad XX, saat calon-calon mahasiswa Indonesia memasuki lembaga pendidikan tinggi di Hindia Belanda atau di Eropa, hampir pasti mereka dibayang-bayangi kuasa aura ilmu-pengetahuan Eropa (juga Amerika) yang begitu digdaya. “Kami melihat kereta-kereta tanpa kuda menggelinding di atas jalur …

Baca Selengkapnya »

Pada Malam Rembugan Itu…

Oleh: Ririn Setyowati BALAIKOTA Solo pukul 18.45 tampak lengang. Beberapa pemuda berjaket merah terlihat berjaga di depan pendopo. Beberapa yang lain tampak sibuk, bersiap untuk acara malam itu. Kursi-kursi telah ditata dalam kolom dan baris yang teratur. Meja untuk pembicara telah tersedia. Makanan ringan yang dibungkus dalam kardus pula telah …

Baca Selengkapnya »

Berbukukah Mahasiswa Kita?

Oleh: Tim Riset LPM Kentingan KOMPETENSI membaca kita selama ini masih terbilang cukup jauh dari kata membanggakan. Hal ini dapat kita refleksikan berdasarkan hasil survei dan studi yang telah beberapa kali dilakukan. Studi Program for Internasional Student Assessment (PISA) tahun 2012 silam, menempatkan Indonesia pada peringkat ke-64 dari 65 negara yang …

Baca Selengkapnya »

Bulutangkis dan Kehormatan Bangsa

Oleh: Wahyu Wibowo BULUTANGKIS telah memperkenalkan dan mengharumkan nama Indonesia di mata dunia. Pelbagai turnamen internasional semisal Olimpiade, kejuaraan dunia, Asian Games, atau ajang bergengsi lainnya, para altet Indonesia sering meraih prestasi terbaik. Medali emas, perak, dan perunggu dipersembahkan bagi bangsa. Lemari piala bangsa jadi memiliki cerita istimewa dan turut berbangga …

Baca Selengkapnya »

Raga Anak dalam Kuasa Budaya Pop

  Oleh: Satya Adhi “…dingin-dingin, dimandiin,  nanti masuk angin”   (Air-Joshua Suherman).   JOSHUA Suherman pernah sangat populer lewat lagu Air yang dirilis pada 1999. Lagu itu menceritakan seorang anak yang asik bermain air. Gara-gara itu, ia harus mandi lagi untuk membersihkan badannya. Karena populer di kalangan anak-anak, otomatis lagu …

Baca Selengkapnya »

Mengkhianati Emansipasi

Oleh: Hanputro Widyono SASTRA adalah mesin perjuangan. Dominasi bahasa yang mutlak dikandungnya, membuat berbagai kepentingan menyusup ke dalam sastra. Salah satu yang dapat kita sebut adalah kepentingan umat feminisme di Indonesia. Feminisme memperjuangkan dua hal yang selama ini dianggap tidak dimiliki kaum perempuan pada umumnya, yaitu persamaan derajat mereka dengan …

Baca Selengkapnya »