> Catatan Kentingan (halaman 3)

Catatan Kentingan

Heroik

  Oleh: Fatih Abdulbari   /1/   Di negeri Spanyol, hidup seorang kesatria yang luhur dengan jiwa petualang yang mahaliar, Namanya Don Quixote. Karena ia bukan hidup di Eropa abad pertengahan –tanpa perang, dan jika tidak ada perang, sudah pasti mustahil ada gelar kesatria– maka kisah ini mestinya menyenangkan untuk …

Baca Selengkapnya »

Receh untuk BEM UNS

Oleh: Adhy Nugroho   BEM UNS  dengan bangga telah mempersembahkan program Patungan UKT (Uang Kuliah Tunggal) lewat Bank Kesejahteraan Mahasiswa (Bankkesma). Tujuannya sungguh sangat mulia, yaitu untuk membantu teman-teman mahasiswa membayar UKT. Kabarnya, BEM UNS mencatat bahwa ada tiga belas mahasiswa baru yang sampai sekarang belum membayarkan UKT semester awal. …

Baca Selengkapnya »

Ada PKI di Sekolah Dasar Itu!

“MAS PKI YA?” anak tambun berkulit gelap menanyai (mengatai?)ku. Oleh gurunya kelak aku diberitahu kalau anak itu: mulutnya bisa dikucir. Betapa kalau nyerocos deras sekali, sekiranya begitu. Demi masa depannya, tak usah ku terangkan di mana letak itu SD, juga nama anak itu. Yang jelas, di sekitar SD itu aku …

Baca Selengkapnya »

Wejangan Seputar Pemira yang Tak Harus Dibaca

RASA-RASANYA, banyak mahasiwa UNS saat ini bakal menolak mazhab “September Ceria” milik Vina Panduwinata, karena selain pemutaran Film “Hantu Lama”, kampanye pemilihan umum raya (Pemira) UNS  yang penuh daya tenaga sudah bikin September tak begitu bersinar. Jadi barangkali, para mahasiswa kampus ini bakal kompak meminta “Wake me up when September …

Baca Selengkapnya »

Sarjana Kamar Kos

Oleh: Vera Safitri   KITA  tak membeli apapun dari pendidikan selain kesempatan. Pemberitaan mengenai tiga mahasiswa ilegal di Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) yang sempat muncul di halaman utama harian Solopos  pada 8 Agustus lalu, menyeret kesadaran pikir kita tentang betapa mungkinnya kalimat awal tadi itu salah besar.   …

Baca Selengkapnya »

Kepada Netizen yang Budiman

Oleh : Ririn Setyowati   BAIK yang bernama Budi, ada Budinya, non Budi, hingga yang pernah dipanggil guru budi pekerti. Coba kita ingat-ingat lagi. Kapan terakhir kita menjadi sosok yang budi di dunia maya. Walaupun di dunia nyata juga tidak budi-budi amat. Setidaknya, demi kenyamanan dan kefasihan menjadi generasi milenial, …

Baca Selengkapnya »