> Resensi > Setahun Mengajar, Seumur Hidup Menginspirasi
Indonesia Mengajar

Setahun Mengajar, Seumur Hidup Menginspirasi

Indonesia Mengajar
Indonesia Mengajar

 

Judul Buku      : Indonesia Mengajar

Penulis             : Anies Baswedan, M.Arsjad Rasjid P. M. dan Pengajar Muda

Penerbit           : Bentang Pustaka

Cetakan           : 7, 2012

Tebal               : 322 halaman

 

“Mendidik adalah tugas konstitusional negara,tetapi sesungguhnya mendidik adalah tugas moral tiap orang terdidik”—Anies Baswedan

 

Pendidikan, sampai saat ini masih menjadi barang yang mahal di tanah orang-orang yang jauh dari kemajuan. Akses menuju lokasi sekolah yang sulit, sarana prasarana yang kurang memadai, kurangnya tenaga pengajar dan masalah-masalah lain sering kali menjadi penghambat kemajuan pendidikan disana. Hal inilah yang kemudian membuat Anies Baswedan mendirikan Yayasan Gerakan Indonesia Mengajar. Gerakan ini mengajak putra-putri terbaik di Republik Indonesia, generasi yang terdidik dan memiliki semangat juang untuk menjadi guru SD selama satu tahun di pelosok negeri.

Buku Indonesia Mengajar merupakan buku yang berisi tentang sekumpulan cerita yang di tulis oleh para Pengajar Muda. Mereka adalaha generasi penerus bangsa yang tergerak hatinya, 51 Pengajar Muda yang terpilih dari 1.383 calon Pengajar Muda. Mereka rela meninggalkan kenyamanan kota dan jauh dari keluarga untuk mengabdi di pelosok negeri sebagai guru. Mereka tak sekedar mengajar baca tulis dan berhitung, namun juga mengajarkan berbagai nilai-nilai kebaikan. Mereka hadir disana untuk mengajar, mendidik, menginspirasi dan menjembatani masyarakat desa dengan pusat kemajuan.

Kisah para Pengajar Muda yang ditempatkan di berbagai pelosok negeri, menghadapi kesulitan yang diselingi kebahagiaan, canda, tawa dan air mata mewarnai perjalanan dan perjuangan untuk memberikan yang terbaik bagi anak didik mereka, juga untuk kemajuan masyarakat di pelosok negeri ini tentu saja diharapkan dapat menginspirasi para pembaca. Buku ini juga menceritakan bagaimana proses guru mengajar murid-muridnya. Di zaman modern ini, masihkah ada guru yang menggunakan rotan untuk mendisiplinkan muridnya? Jawabannya dapat ditemukan di buku ini.

Buku setebal 322 halaman ini diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi pembaca khususnya generasi muda, bahwa negeri ini membutuhkan tangan-tangan mereka untuk membuat sebuah perubahan demi  menghasilkan generasi emas di masa yang akan datang. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengajar. Buku ini sekaligus membuang jauh-jauh paradigma bahwa mengajar adalah tugas orang-orang dengan latar belakang dari seorang pendidik saja. Mengajar itu bisa dari disiplin ilmu apa saja, karena mendidik adalah tugas setiap orang terdidik. Kewajiban kita sebagai orang yang terdidik adalah kembali mendidik generasi penerus bangsa selanjutnya.

Sebagai rekomendasi buku ini cocok di baca oleh mahasiswa, pelajar dan para pendidik tentunya. Penulis menyadarkan kita bahwa pendidikan di berbagai pelosok negeri masih jauh dari kata layak. Kekurangan masih saja terjadi, entah dari akses yang sulit maupun keterbatasan tempat dan tenaga pengajar. Mereka, para Pengajar Muda juga mengajarkan arti dari ketulusan. Adalah suatu kehormatan bagi Pengajar Muda. yang terpilih untuk membawa perubahan dan merangsang anak-anak didik mereka untuk punya cita-cita, mimpi dan meraihnya di kemudian hari. (Elita, Dian, Binti)

Baca Juga

Puasa Tanpa Buka

Oleh: Irfan Sholeh Fauzi Judul               : Tuhan Pun Berpuasa Pengarang       : Emha Ainun Nadjib …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *