> Kabar > Pentas Perdana Teater ID di Gedung Kesenian Psikologi

Pentas Perdana Teater ID di Gedung Kesenian Psikologi

Untitled

Rabu malam, 20 November 2013 di gedung kesenian kampus psikologi UNS yaitu di daerah Mesen Surakarta, teater ID atau yang dulu bernama TEKO (Teater Psikologi) mengadakan pentas perdananya dengan judul Recycle Bin. Konsepnya mengambil model robot dan boneka daur ulang lalu settingnya dibuat agar terkesan seperti di laut. Pementasan teater ini gratis dan membuat pengunjung yang datang juga banyak dan antusias.

Sang sutradara, Hafid Risman menjelaskan, tujuan dari penampilan teater dengan judul Recycle Bin ini untuk menunjukkan bahwa sampah itu masih bisa didaur ulang. Meskipun hancur dan tertindas, setidaknya masih punya harapan untuk bangkit dan menjadi lebih berguna. Dan juga biarpun hanya sampah, tetapi ada pelajaran penting yang bisa dipetik yaitu semangat tidak mudah menyerah untuk mengubah pendapat bahwa tidak selamanya sampah itu tidak berguna. Para pemain diberi naskah dan disamakan dengan karakter mereka masing-masing agar dalam pembawaannya bisa maksimal. Latihan mulai dari dua bulan sebelum pentas, terkadang terkendala dengan jadwal tetapi latihan tetap berjalan. Menjelang dua minggu sebelum pementasan, para pemain berlatih hampir setiap hari. Dan sampai menginap di gedung kesenian untuk memaksimalkan latihan.

Disamping itu pula teater ID juga akan menghidupkan lagi kegiatan-kegiatannya yang sempat vakum. Dengan hadirnya anak-anak 2013, teater ID akan lebih menghidupkan lagi kegiatan-kegiatannya agar lebih intensif dan bisa dikenal oleh seluruh ruang lingkup UNS. Khususnya di dunia perteateran. (Henri Firmansyah)

Baca Juga

Kuliah Eksorsisme Bikin Mahasiswa Merinding

  (Patricia)   Surakarta, saluransebelas.com – Pastoral Mahasiswa Surakarta (Parmas) menggelar kuliah umum agama Katolik …

Satu komentar

  1. terima kasih atas artikel anda yang menarik dan bermanfaat ini. semoga memberikan manfaat bagi pembacanya. saya memiliki artikel sejenis yang bisa anda kunjungi di sini psikologi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *