> Kentingan > Orang Utan, Save or Delete?

Orang Utan, Save or Delete?

Bertempat di Solo Grand Mall sebuah organisasi non kepemerintahan bernama Centre of Orangutan Protection (COP) menggelar acara sosial untuk menyelamatkan orang utan. Acara yang digelar selama dua hari ini (12-13/5) bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat yang awam akan bahaya yang mengancam primata asli Indonesia ini.

Dipilihnya Grand Mall sebagai tempat untuk menggelar acara ini karena Mall sebagai tempat rekresai yang mudah dikunjungi. “Mall sebagai tempat rekreasi karena mudah dikunjungi dan orang datang silih berganti, selain itu adalah mall sebagai pusat keramaian, ” kata Dani selaku penanggung jawab acara ini.

Dalam acara yang mengambil tema “Save or Delete” ini dipamerkan foto-foto orang utan yang ada di Kalimantan. Tidak hanya itu, kegiatan lain seperti dongeng boneka tentang anak, mewarnai satwa oleh anak TK dan SD, dan perform akustik oleh Sheilagank Solo Pandawa Lima turut meramaikan acara yang digelar dari jam 9.00 -21.00  ini.

Dani menambahkan semoga dengan adanya acara ini dapat memberikan pemahaman baru kepada masyarakat. “Harapannya adalah semoga akan memberikan pemahaman baru kepada masyarakat bahwa dibalik orang utan yang lucu ada ancaman besar terhadap orang utan, warga harus melihat kenyataan bahwa kondisi orang utan sangat mengenaskan” tambahnya. (Niken)

Baca Juga

Festival Naskah Nusantara III di UNS Masih Berlangsung

Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *